Rss Feed
  1. #Day3 : Globalisasi

    Minggu, 15 Maret 2015

    Globalisasi

    Pengertian Globalisasi
    1. Pengertian menurut istilahKata “globalisasi” diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), istilah globalisasi berasal dari bahasa Inggris disebut globe yang berarti dunia atau bola dunia.
    2. Pengertian secara umum Globalisasi adalah suatu proses mendunia, di mana semua peristiwa dari ekonomi, politik, budaya yang terjadi di belahan dunia telah mempengaruhi masyarakat di seluruh dunia dan proses di mana hubungan sosial dan saling ketergantungan antarmanusia di dunia ini semakin. Globalisasi adalah perubahan di segala bidang yang mempunyai dampak baik di Indonesia maupun Internasional. Globalisasi merupakan suatu proses pengintegrasian manusia dengan segala macam aspek kehidupan ke dalam satu kesatuan masyarakat yang utuh dan yang lebih besar dalam kehidupan internasional.

    C. Pengertian menurut beberapa pendapat
    1. Martin AlbrownGobalisasi adalah seluruh proses di mana penduduk dunia terhubung ke dalam komunitas dunia yang tunggal.
    2. M. WatersGlobalisasi adalah sebuah proses sosial di mana halangan-halangan bersifat geografis pada tatanan sosial dan budaya semakin menyusut dan setiap orang kian sadar bahwa mereka semakin dekat satu sama lain.
    3. Emmanuel RichterJaringan kerja globalisasi yang secara bersamaan menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan terisolasi dalam planet ini ke dalam ketergantungan dan peraturan dunia.
    4. A. G. Mc GrewGlobalisasi adalah proses di mana berbagai peristiwa, keputusan dan kegiatan di belahan dunia yang satu dapat membawa konsekuensi penting bagi berbagai individu dan masyarakat di belahan dunia yang lain.
    5. R. RobertsonGlobalisasi adalah proses mengecilnya dunia dan meningkatnya kesadaran akan dunia sebagai satu kesatuan, ke saling ketergantungan dan kesadaran global akan dunia yang menyatu di abad ke-21.
    6. Wikipedia Encyclopedia IndonesiaGlobalisasi adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan perubahan-perubahan dalam masyarakat (changes) dalam perekonomian dunia yang dihasilkan oleh meningkat pesatnya perdagangan dan pertukaran kebudayaan.
    7. Bank DuniaGlobalisasi berarti kebebasan dan kemampuan individu dan perusahaan untuk memprakarsai transaksi ekonomi dengan orang-orang negara lain.
    8. Dana Moneter Internasional (IMF)Globalisasi berarti meningkatnya ke saling tergantungan ekonomi antar negara-negara di dunia yang ditandai oleh meningkatnya beragamnya volume transaksi barang dan jasa lintas negara dan penyebaran teknologi yang meluas dan cepat.

    Sumber : blog saya yang lampau

  2. A.Ekskresi

    Ekskresi sendiri adalah proses pengeluaran zat sisa metabolisme tubuh.

    1.Defekasi : pengeluaran zat sisa berupa feses
    2.Sekresi :pengeluaran oleh sel atau kelenjar yang berupa getah


    1.Filtrasi (Penyaringan) di Dalam Ginjal

    Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus yang di dalamnya terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori. Selain terjadi penyaringan, pada glomerulus juga terjadi pengikatan kembali sel-sel darah, keping darah, dan sebagian besar protein plasma. Hasil filtrasi tersebut adalah berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang masih mengandung zat-zat yang berguna, yaitu asam amino, glukosa, natrium dan kalium.

    2. Reabsorbsi (Penyerapan Kembali) Urin

    Sekitar 99 persen volume dari filtrat glomerulus akan diserap kembali, sedang sisa volume akan dikeluarkan dari dalam tubuh sebagai urin. Penyerapan kembali tersebut terjadi pada tubulus kontortus proksimal. Sedang pada tubulus kontortus distal terjadi penambahan urea dan zat-zat sisa.
    Zat-zat yang masih berguna misalnya asam amino dan glukosa dikembalikan ke dalam darah, sedang kelebihan garam dan sisa-sisa metabolisme yang lain dikeluarkan bersama urin. Reabsorbsi gula dan asam amino berlangsung secara difusi, sedangkan reabsorbsi air terjadi secara osmosis.
    Setelah terjadi reabsorbsi, tubulus menghasilkan urin sekunder. Dalam urin sekunder tidak lagi terdapat zat-zat yang berguna, sebaliknya kadar zat-zat yang bersifat racun jauh lebih pekat dibanding pada urin primer.

    3. Augmentasi Pada Ginjal Manusia

    Augmentasi adalah proses penambahan urea dan zat-zat sisa sehingga akhirnya diperoleh urin dengan komposisi 90% air, 2.5% urea, 1.5% garam dan pigmen empedu yang memberi warna dan bau pada urin. Proses augmentasi terjadi pada tubulus kontortus distal.
    Banyak sedikitnya urin yang dihasilkan dalam proses ekskresi dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut:
    1. Hormon Anti Diuretik (ADH)
    Faktor pertama yang mempengaruhi produksi air kencing (urin) adalah hormon anti diuretik (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar oleh hipofisis posterior. Jika tubuh menghasilkan banyak ADH maka penyerapan air pada tubulus juga banyak, sehingga volume urin sedikit dan dalam kondisi pekat.
    Sebaliknya, jika ADH berada dalam jumlah sedikit maka penyerapan air juga sedikit sehingga ginjal menghasilkan urin dalam volume banyak dan kondisinya encer. Jika kelenjar hipofisis tidak berfungsi sehingga tidak bisa menghasilkan ADH, maka urin akan menjadi sangat encer. Kondisi demikian dinamakan penyakit diabetes insipidus.
    2. Jumlah air yang diminum
    Semakin banyak volume air yang diminum, maka urin yang dihasilkan juga semakin banyak. Disarankan agar setiap hari kita minum air putih minuman 6 gelas. Konsumsi air putih bisa membersihkan racun-racun tubuh yang masuk ke dalam ginjal dan memberi manfaat menjaga kelembaban pada kulit.
    3. Saraf ginjal
    Rangsangan pada saraf ginjal akan mengakibatkan penyempitan duktus eferen sehingga aliran darah ke glomerulus berkurang dan mengakibatkan proses filtrasi kurang efektif. Kondisi demikian mengakibatkan volume urin yang dihasilkan jumlahnya sedikit. Begitu juga sebaliknya.
    4. Jumlah hormon insulin
    Jika hormon insulin jumlahnya sedikit, misalnya pada penderita diabetes melitus, maka kadar gula dalam darah akan dikeluarkan lewat tubulus distal. Hal ini akan mengganggu proses penyerapan kembali air sehingga orang tersebut akan lebih banyak mengeluarkan urin.

    sumber :
    buku mandiri,detik-detik


  3. Negara maju adalah negara yang rakyatnya memiliki kesejahteraan atau kualitas hidup yang tinggi. Sedangkan negara berkembang adalah negara yang rakyatnya memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas hidup taraf sedang atau dalam perkembangan.

     
    Negara yang digolongkan sebagai negara maju terdapat di benua Eropa terutama kawasan Eropa Barat serta Amerika (Utara) Misalnya Belanda, Perancis, Inggris, Amerika Serikat, dan lain-lain. Sedangkan yang digolongkan negara berkembang terdapat di Benua Asia, Afrika, dan Amerika Selatan (Latin). Di kawasan Asia terdapat beberapa negara maju seperti Jepang, Australia, Korea Selatan dan Selandia Baru.

    Apa sajakah yang menjadi tolok ukur atau indikator dalam penggolongan negara sebagai negara maju atau negara berkembang 
    1. Pendapatan Perkapita
    2. Jumlah Penduduk Miskin
    3. Tingkat Pengangguran
    4. Angka Kematian Bayi dan Ibu Melahirkan
    5. Angka Melek Huruf
    6. Tingkat Pendidikan
    7. Usia Harapan Hidup
    Apakah yang menjadi ciri-ciri negara maju ? 
    1. Pertanian termasuk peternakan dan perikanan untuk industrialisasi, dijual,diekspor.
    2. Aktivitas perekonomian menggunakan sarana dan prasarana modern.
    3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menunjang industrialisasi secara cepat.
    4. Pendapatan rata-rata penduduk tinggi.
    5. Pendidikan dan keterampilan penduduk cukup tinggi.
    6. Sifat kemandirian masyarakatnya tinggi.
    7. Tidak tergantung pada alam.
    8. Tingkat pertumbuhan penduduk rendah
    9. Angka harapan hidup tinggi.
    10. Intensitas mobilitas tinggi.
    Apakah yang menjadi ciri-ciri negara berkembang ? 
    1. Pertanian termasuk peternakan dan perikanan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan keluarga.
    2. Pada umumnya aktivitas masyarakat menggunakan sarana dan prasarana tradisional.
    3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan pengalaman dan lamban.
    4. Pendapatan relatif rendah.
    5. Pendidikan penduduknya rata-rata rendah.
    6. Sifat penduduk kurang mandiri.
    7. Sangat tergantung pada alam.
    8. Tingkat pertumbuhan penduduk tinggi
    9. Angka harapan hidup rendah.
    10. Intensitas mobilitas rendah.

    Sumber : BSE IPS Kelas 9: Sutarto, Sunardi, Nanang H, Penny R, Bambang T.P